Museum Layang-Layang Indonesia
Melestarikan Salah Satu Khazanah Budaya Bangsa

Kite Museum of Indonesia
Preserving One of Nation's Cultural Treasure

Home About Musem Sambutan Profil

Workshop
Galeri
Aktivitas
Agenda
Lain-Lain
Lokasi Museum

Menbudpar ] [ Mendiknas ]

Menteri Pendidikan Nasional, Bp. A. Malik Fajar, Peresmian Museum, 21 Maret 2003

Kita sering melihat orang Indonesia bermain layang-layang. Anak-kecil, anak muda, bahkan terkadang orang tua juga menyukainya. Melihat kesederhanaan permainan ini, atau karena asyik menikmatinya, kita sering tidak menduga bahwa permainan rakyat semacam ini memiliki makna dan nilai budaya yang baik untuk direnungkan.

Setidaknya, budaya layang-layang meneguhkan bahwa kita memang negara yang kaya akan adat istiadat. Dengan menjadikannya salah satu bentuk budaya yang baik dan khas negeri ini, maka adalah perlu melestarikannya. Disamping terdapat manfaat di dalam permainan tersebut permainan layang-layang juga dapat dimaknai dengan sudut pandang lain. Misalnya dengan memperhatikan variasi bentuk, corak, dan warnanya, layang-layang merupakan karya seni.

Layang-layang juga memiliki dimensi sosial, misalnya untuk sarana persahabatan dengan orang lain, bahkan dengan negara lain. Tidak aneh bila untuk mewujudkan kebutuhan itu lomba permainan layang-layang diadakan di tingkat lokal maupun internasional. Pendirian museum layang-layang dengan demikian dapat dilihat sebagai upaya menuju pelestarian salah satu hasil budaya bangsa ini. Dan karenanya layak didukung oleh berbagai pihak.

Melalui museum ini, kita berharap semoga keragaman khasanah bangsa kita dapat dikenali oleh siapa saja yang memerlukannya. Saya menyambut baik prakarsa Merindo Kites & Gallery yang telah berinisiatif mendirikan Museum Layang-Layang ini. Mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua.

Menteri Pendidikan Nasional
A. Malik Fadjar

Jl. H. Kamang No. 38, Pondok Labu, Jakarta 12450, Indonesia
Telp: 021.7590.4863 - 021.765.8075 - Fax: 021.7590.4863
museum_layang@yahoo.com

Museum Layang-Layang Indonesia © 2009